MENCARI TUHAN

1 Tawarikh 16:11
“Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!”

“Mencari Tuhan” tidak bisa dijadikan sebagai usaha sambilan, tapi sebuah usaha yang menjadi prioritas, karena harus dilakukan dengan segenap hati. Dimensi yang terkandung dalam kata MENCARI adalah: memohon, mengingini, mencari tahu dan membutuhkan. Dengan demikian, jika kita berkata bahwa kita MENCARI TUHAN, maka hati kita harus dipenuhi dengan permohonan, kerinduan dan kebutuhan, serta keingintahuan yang berisi tentang bagaimana caranya dan apa yang harus dilakukan. 

Sesungguhnya, lebih sulit mencari jarum yang jatuh di tumpukan jerami daripada mencari Tuhan. Mengapa? Karena usaha yang kita lakukan hanya searah, yaitu diri kita sendiri yang aktif. Sedangkan jarum yang kita cari hanya diam di tempat di mana jarum itu terletak, sampai kita menemukannya. Berbeda dengan MENCARI TUHAN, sebab mencari Tuhan adalah usaha yang dilakukan dari dua belah pihak, yaitu Tuhan dan kita. Tuhan kita adalah Tuhan yang mencari kita, Dia sendiri rindu menemukan kita (Lukas 19:10, "Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."). Karena itu ketika kita menetapkan diri untuk mencari Tuhan, maka di saat itu kita pasti menemukan-Nya. Carilah Dia dengan segenap hati, ingini Dia, dan bangkitkan kebutuhan akan Dia dalam hidup kita.

Yeremia 29:13-14
"apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah Firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu  telah Kuceraiberaikan, demikianlah Firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu."

Doa

Ampuni kami Tuhan, kalau seringkali kami banyak alasan yang membuat kami tidak lagi mencari Engkau dengan sungguh-sungguh. Beri kami kerinduan untuk mencari Tuhan lebih lagi. Kami mengambil keputusan untuk menjadikan Engkau yang terutama dalam hidup kami. Amin!

Related Posts:

0 Response to "MENCARI TUHAN"

Posting Komentar